ARTIKEL DJIMBE

Trik memilih djembe

  • Djembe memiliki ukuran bermacam-macam, dilihat dari diameternya. Makin besar diameternya, makin rendah suaranya. Di tokonya ada badan djembe sebesar meja, tapi Jogging bilang itu cuma untuk pajangan, soalnya karena diameter terlalu besar (mungkin juga jadi tidak bisa dipangku-pangku)
  • Djembe menggunakan kulit kambing yang baik (tebal). Kulit sapi kurang cocok, dan kulit kerbau terlalu tebal. Kalau untuk bedug, yang terbaik adalah kulit kerbau, soalnya sapi kurang keras… tapi jaman sekarang, kerbau makin sulit didapatkan kulitnya (mungkin dikarenakan populasinya yang juga makin menurun). Djembe ini bisa dipukul sekuat-kuatnya (asal pake tangan, bukan kampak), dan tidak akan jebol.
  • Djembe murah menggunakan kulit kambing yang tipis. Biasanya tambal-tambalan. Tambalan tidak terlihat karena kulitnya kemudian dilapis dengan semacam cat putih. Djembe semacam ini tidak bisa dipukul kuat-kuat karena bisa jebol.
  • Badan djembe terbuat dari kayu. Djembe mainan/pajangan biasanya dicat warna-warni, sementara yang bagusan, berukir. Jenis ukiran ada yang ukiran Afrika (biasanya motif sederhana gambar-gambar pohon atau semacamnya), ada juga yang ukiran Bali.
  • Bahan-bahan pembuatan kendang jimbe berasal dari kayu mahoni. Kayu mahoni terkenal dengan serat yang bagus dan mudah untuk diolah aneka kerajinan. Semakin besar diameter kayu mahoni, semakin besar kendang jimbe yang dihasilkan dan tentunya harganya pun berbeda.
  • Kulit djembe diikat dengan banyak tali temali. Nah, salah satu kegunaan tali temali itu adalah untuk mempermudah TUNING. Tuning suara djembe, misalnya untuk menaikkan nada suara, cukup dengan menjalin tali-tali itu dengan tali-tali baru yang memutar . Makin banyak talinya memang makin repot memilihnya (karena makin banyak), tetapi makin kuat & stabil.
Perawatan Djembe
  • kulit djembe cukup diolesi dengan hand & body lotion saja.
  • tidak boleh dijemur terlalu lama, kulitnya bisa kering.

0 komentar:

Poskan Komentar